Tunjungan Surabaya

Tunjungan Surabaya Menyimpan Banyak Kenangan

Rek Ayo Rek, Mlaku Mlaku nang Tunjungan  – Siapa yang tak kenal dengan penggalan lagu tersebut? Surabaya, Kota Pahlawan yang cantik dan penuh kenangan. Dengan mengenang lagu tersebut, pasti kalian penasaran dengan Tunjungan, bukan? Sebenarnya dulu jalan tunjungan buat pejalan kaki, karena banyak yang unik di sini. Karena sekarang banyak gedung yang dibangun sehingga Tunjungan mati suri. Nah, maka dari itu Wali Kota Surabaya menghidupkan Tunjungan kembali pada Bulan Mei 2015.

Tunjungan Surabaya

pigura foto pemimpin Kota Surabaya dari masa ke masa

Tunjungan Surabaya

Ada pameran lukisan juga

Tunjungan Surabaya

Bukan buaya darat

Mlaku mlaku nang Tunjungan, ada apa di Tunjungan? Selain ada Hotel Yamato atau yang kerap disebut Hotel Majapahit, di Tunjungan ini juga ada ex-Gedung Siola yang di dalamnya terdapat Museum Surabaya bertempatkan di sudut Jalan Tunjungan dan Genteng Kali. Lokasi ini sangat strategis, karena terkenal dari lagu legendaris Rek Ayo Rek, Mlaku mlaku Nang Tunjungan. Nah, alkisah saya seorang wisatawan dari luar negri eh, saya pun datang untuk mengunjungi Museum Surabaya. Ada apa, sih kok kayaknya wow banget! Yang bikin meleleh dari museum ini adalah, masuknya GRATIS!

Saya pun menyusuri setiap sudut yang ada di EX-Gedung Siola, dan memang wow banget! Jika kalian para orang tua, bapak, Ibu, yang hidup di zaman sebelum atau ketika kemerdekaan pasti akan mengingat masa lalu. Eheheh. Di museum ini banyak sekali menyimpan benda sejarah, mulai dari foto-foto pemimpin di Surabaya, bangku zaman dahulu, penghargaan Kota Surabaya, contoh contoh uang pada zaman dahulu, dan masih banyak lagi.

Tunjungan Surabaya

barisan para manekin

Tunjungan Surabaya

manekin berpakaian pemadam kebakaran

Tunjungan Surabaya

salah satu sudut museum Surabaya

Tunjungan Surabaya

Yuk Bang, naik bajaj

Dan saya pun masih berjalan, sendirian, menyusuri tempat ini. Waw, nemu perlengkapan pemadam kebakaran pada zaman dahulu. Dan ada juga alat kesehatan bersejarah, buku catatan sipil pada zaman Belanda. Tidak hanya itu saja, ketika berkunjung ke museum Surabaya kamu akan merasakan berjalan-jalan bak di mall. Kamu akan menemukan banyak manikin yang mengenakan pakain seragam Kota Surabaya. Mulai dari PNS, pemadam kebakaran, satpol PP, dinas perhubungan, dan yang lainnya.

Eits, tidak hanya itu, ketika saya berkunjung ke sini juga melihat barisan pigura yang rapi. Seperti melihat film documenter, ada foto pemimpin Kota Surabaya dari masa ke masa. Nah dalam barisan pigura tersebut hanya ada satu wanita yang memimpin Surabaya, yaitu Tri Risma. Waahhh keren. Tau gak, apa bedanya kamu dan Museum Surabaya? Kalau kamu, kan majangnya foto mantan dari masa ke masa, kalau di sini foto pemimpin Surabaya dari masa ke masa, wekekekkekek.

Tunjungan Surabaya

Nikah yuk, biar dicatat (lahh)

Tunjungan Surabaya

Buku catatan sekolah

Tunjungan Surabaya

Bangku sekolah zaman daholoe

Tunjungan Surabaya

Central UKM

Tidak hanya itu gaes, saya juga menilik ada angkutan umum di era 70an atau 80an, generasi PSPB mana suaranya? Wahahahhahak. Ada bemo, becak, bajaj, dan ada juga berbagai alat transportasi, seperti; traffic light, rambu lalu lintas, cone, dan lain sebagainya.

Bagi kalian para wisatawan, kalau pulang ke rumah jangan hanya menceritakan Museum Surabaya saja, nah jangan lupa bawa oleh-oleh dari Surabaya. Di sini juga ada central UKM, kalian bisa membeli berbagai produk dari Surabaya.

Nah, jadi kapan ke Surabaya buat nemuin aku  ke Museum Surabaya? Keep exploring!

Tabik, ^ ^

Tunjungan Surabaya Menyimpan Banyak Kenangan
4.33 (86.67%) 3 votes
(Visited 348 times, 1 visits today)


About

Blogger and reader [I'm journalist, I'm not terrorist]


'Tunjungan Surabaya Menyimpan Banyak Kenangan' have 3 comments

  1. October 30, 2015 @ 4:08 pm Niar Ningrum

    Woh ini toh isi nya ex siola, eehh ngak moto lokomotif yg di luar gedung ay?

    Reply

  2. October 30, 2015 @ 4:18 pm nining

    woooow haratiiiiiis yak, tp ngeliat manekin sebanyak itu aku atuuuut kalo cendiliaaan hehe…
    mudahan museum ini panjang umur yaaaa, scara ex siola itu kan bolak balik dibenerin 🙁

    Reply

  3. November 4, 2015 @ 3:08 pm Nurul Rahmawati

    Oh, owkeeey ternyata visitable juga yak Ay

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloSurabaya.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool