Nasi Krawu

Merasakan Penyajian Nasi Krawu Yang Berbeda di Warung Nasi Krawu Mbuk Marjani

Kalau jalan-jalan di Surabaya dan sekitarnya, nggak lega dong rasanya kalau nggak incip-incip makanan khasnya. Setelah kemarin saya share cemilan yang nendang banget dari Gresik, sekarang saya mau share makanan khas Gresik yang boleh dibandingkan sama makanan dari kota lain.

Adalah nasi krawu. Apa yang ada dipikiran kalian waktu pertama kali dengar kata ‘krawu’? Yang asli orang Jawa atau setidaknya pernah tinggal di Jawa, mendengar kata ‘krawu’ pastinya yang dibayangin adalah makanan yang dicampur aduk jadi satu. Yap, itu juga benar. Tapi nasi krawu yang satu ini, bukanlah nasi yang diberi bermacam-macam sayur-mayur kemudian dicampur jadi satu layaknya nasi urapan.

Nasi krawu yang satu ini, dahulunya adalah makanan khas para pekerja pelabuhan Gresik. Itulah kenapa, banyak para penjual nasi krawu yang bisa kita temui di sekitar area pelabuhan. FYI, semakin jauh dari pelabuhan, makanan khasnya pun semakin berbeda meskipun sama-sama berada di daerah pesisir.

Nasi Krawu

Nasi krawu Mbuk Marjani yang khas banget rasanya 🙂

Makanan khas Gresik yang dibawa oleh penduduk suku Madura ini, berasal dari suwiran daging sapi yang sudah dimatangkan lebih dulu. Kalau buat sendiri alias nggak beli, kita bisa menyuwirnya dengan sedikit lembut. Tapi kalau untuk dijual, biasanya sih kita bakal nemuin suwiran yang besar-besar tapi empuk banget pas dikunyah. Setelah daging disuwir, tinggal mencampurnya dengan beberapa bumbu yang membuat dia jadi terasa lebih kuat dan manis. Bumbunya agak lengkap (kalau orang Gresik bilangnya ‘bumbu jangkep’), seperti diantaranya jinten, daun salam, laos, dan kecap yang membuat dia berwarna coklat dan manis.

Yang membuat berbeda adalah sambalnya yang super pedas dan tentunya sangat manis. warnanya pun tidak merah seperti sambal kebanyakan tapi berwarna gelap karena dicampur dengan petis ikan. Selain sambalnya, yang membuat berbeda lagi adalah karena taburan serundeng yang selalu berwarna-warni, yaitu kuning, jingga dan putih. Kemudian, disajikan di atas piring yang sudah dilapisi daun pisang. Nyam, nyam, sedap banget nggak sih?

Ada satu warung nasi krawu yang menjadi langganan saya dan suami, yaitu Nasi Krawu Mbuk Marjani. Lokasinya ada di jalan Nyi Ageng Pinatih, tidak jauh dari pasar Gresik dan alun-alun Gresik. Yang membuat nasi krawu Mbuk Marjani ini enak karena nasi krawunya disiram dengan kuah semur usus sapi. Kuah semurnya tidak terlalu banyak bumbu, sehingga terkesan bening. Tetapi rasanya khas sekali dan berbeda dengan warung nasi krawu lainnya. Yang menjadi istimewa lagi dari kuah semur usus sapi ini adalah selalu disajikan hangat karena kuah kalau diturunkan dari kompor, membuat kuahnya jadi mengental (nggendal) dan rasanya jadi berubah.

Nasi Krawu

Sumber : Kompas (dot) com

Selain nasi krawu, Mbuk Marjani yang sudah berjualan lebih dari 40 tahun ini, juga menyajikan aneka masakan lain, seperti gorengan paru dan babat, belut bali, belut goreng dan sayur menir yang segar. Setiap masakannya, diletakkan di atas piring-piring besar yang diletakkan di atas kaca yang sekelilingnya ditutupi kaca, seperti yang sering kita jumpai saat makan di warung padang. Kita tinggal memilih saja, menu-menu itu tadi mau dimakan sebagai menu utama ataukah dijadikan menu pendamping nasi krawu. Sedangkan minuman yang bisa dipesan adalah teh hangat, es teh atau es temulawak. Andalan saya dan suami sih, pesan es yang diletakkan di gelas, kemudian tinggal menyiramnya dengan minuman temulawak yang baru saja dibuka dari botol kaca.

Ngiler kan kalau dengar makanan khas Gresik yang satu ini? Teman saya saja saat touring ke Pantai Delegan sampai bilang ke saya, kalau makanan ini bikin nagih di lidah. Penasaran dengan rasanya? Yuk, segera meluncur ke lokasi untuk merasakan nasi krawu ini dengan harga yang nggak terlalu mahal di kantong.

 

Merasakan Penyajian Nasi Krawu Yang Berbeda di Warung Nasi Krawu Mbuk Marjani
5 (100%) 2 votes
(Visited 1,331 times, 1 visits today)


About

Pemilik personal blog http://mamaarkananta.com | Guru Bimbingan Konseling di Gresik | Paper crafter di IG @kreasi_dluwang | Personal IG dan Twitter : @ria_rochma


'Merasakan Penyajian Nasi Krawu Yang Berbeda di Warung Nasi Krawu Mbuk Marjani' have 6 comments

  1. November 12, 2015 @ 2:42 pm Vanda

    Aku dulu ya sempat kecelik, beli nasi krawu membayangakan nasi urap-urap hehe ternyata nasi dengan suwiran daging. Dan ternyata setelah itu aku ketagihan mbak Ria, terutama dengan sambelnya 😀

    Reply

  2. November 12, 2015 @ 4:26 pm Yuniari Nukti

    Oh, nasi krawu muasalnya dari Madura, toh, mbak? Pantes mirip dengan Nasek Serpang Bangkalan. Lauknya pakai suwiran daging. Aku suka makan nasi krawu, sayang di pinggiran jalan Surabaya porsinya dikiit 😀

    Reply

  3. November 12, 2015 @ 5:00 pm Rahmah

    Belum pernah rasakan nasi krawu… moga ada waktu ke lokasi ini…

    Reply

  4. November 12, 2015 @ 11:58 pm Ika Puspitasari

    Kalo makan nasi krawu nggak cukup kalo cuma satu…hihi, pasti nambaaah…apalagi kalo ada sambelnya pedes…
    hiks, jadi kangen Gresik… :'(

    Reply

  5. November 13, 2015 @ 4:15 pm Ratna Dewi

    Kayaknya menggoda buat dicobain ini menunya…

    Reply

  6. November 18, 2015 @ 10:03 am Nurul Rahmawati

    Mauuuuu nasi krawuuuuu!

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloSurabaya.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool