Masjid Ampel Surabaya

Menyesap Energi Religi di Kawasan Ampel Surabaya

Ketika gedung-gedung jangkung mulai mencakar langit Surabaya, ada sebuah kerinduan yang hadir di hati. Sebuah rindu pada budaya asli begitu menguat. Surabaya sebuah kota yang menjadi titik temu masyarakat multi-etnis. Kaum Arab, pecinan, Jawa, Madura, dan etnis lainnya berkumpul menjalin hidup yang berkelindan di bumi Surabaya. Semuanya hidup berdampingan dengan damai. Menggapai rezeki tanpa harus main sikut sana-sini.

Mari kita berkunjung ke Ampel. Inilah kampung yang identik dengan julukan “Kampung Arab”. Padahal sejatinya inilah destinasi kampung multi-etnis. Memang, mayoritas adalah masyarakat etnis Arab. Tapi, tak jarang kita jumpai warga etnis Yaman, Tionghoa, India, Madura dan Jawa yang juga menyambung hidup di sini.

Kampung Arab Ampel mencakup dua kelurahan, yaitu kelurahan Ampel dan kelurahan Nyamplungan. Kawasan ini berada di daerah Kota Lama, Surabaya Utara. Cobalah Anda bertandang ke mari, rasakan energi religi yang demikian kuat di seluruh areal Ampel.

Adapun pusat ekonomi di daerah ini meliputi Gang Ampel Suci (Pasar Gubah), Jalan KH Mas Mansyur, dan Jalan Panggung (Pasar Pabean). Semua ini dihubungkan oleh Jalan Sasak. Karena itu, tak heran apabila di Jalan Sasak ada lebih dari 30 toko, yang semuanya berderet di jalan sepanjang 700 meter. Ingin cari apa? Ada semua. Toko kitab (bahkan kitab langka dan sulit ditemukan di toko buku manapun), bisa Anda temukan di sini. Ada juga toko yang menjual serba-serbi parfum, para pedagang kurma, toko sarung, dan semua yang lekat dengan ritual keislaman.

Masjid Ampel Surabaya

Mari kita masuk lebih dalam ke kawasan masjid Ampel.

Masjid Ampel adalah tetenger (landmark) yang membuat kawasan ini terus dijejali wisatawan. Beribadah dalam suasana ala Arab, seolah-olah kita tengah berada di kawasan Makkah versi miniatur tentu saja. Lantunan bacaan Al-Qur’an bertalu-talu dari segenap penjuru. Ritual sholat juga dilakukan dengan sepenuh jiwa. Semata menghamba pada Sang Maha Sutradara Kehidupan.

Masjid Ampel Surabaya

Masjid Ampel Surabaya

Beberapa pengunjung memilih untuk nyekar ke makam Sunan Ampel. Yang lain melakukan kebiasaan khas para pelancong nusantara. Yap. Apalagi kalau bukan belanja-belanja!

Hari itu, kami susuri pedagang-pedagang yang menggelar lapak di gang dekat Masjid Ampel. Aneka barang ditawarkan. Utamanya, untuk oleh-oleh jamaah haji atau umroh, seperti kurma, air zam-zam dan lain sebagainya. Memori tentang pasar seng Mekkah, tiba-tiba berkelebatan di benak. Belum lagi, murottal yang terus diputar dari tape tua. Atau, beberapa pedagang yang membalurkan minyak wangi khas Arab di sekujur tubuh mereka. Ini Arab banget!

Kawasan Ampel Surabaya

Kawasan Ampel Surabaya

Kawasan Ampel Surabaya

Jangan lupa untuk memilih aneka pakaian yang ditawarkan di sana. Harganya amat sangat terjangkau. Dengan catatan, Anda harus piawai menawar! Untunglah, pedagang di sini bukan tipikal pengeruk duit pengunjung. Mereka membuka dengan harga yang masih terbilang wajar. Tapi, kalau Anda tak mau rugi, bolehlah ditawar 30 hingga 40% dari angka yang mereka buka di awal.(*)

Menyesap Energi Religi di Kawasan Ampel Surabaya
4 (80%) 3 votes
(Visited 472 times, 1 visits today)


About

Emak yang passionate pada parenting issues, kuliner (halah, bilang aja doyan makan) dan traveling. Juga tidur :-P


'Menyesap Energi Religi di Kawasan Ampel Surabaya' have 8 comments

  1. October 15, 2015 @ 2:57 pm entas suliana

    sudah 3x ke sini dan selalu lupa jalan pulang, tapi gak pernah lupa makan roti maryam :)))

    Reply

  2. October 15, 2015 @ 3:57 pm Dwi Puspita

    cuma sekali aku sholat di masjidnya mbak…

    Reply

  3. October 15, 2015 @ 4:08 pm Rahmah Usman

    Suka merasakan damai ada di masjid ini….

    Reply

  4. October 15, 2015 @ 10:29 pm Niar Ningrum

    Sering ke jual2 kurma incip2 ajah hahahaha

    Reply

    • October 16, 2015 @ 8:01 am @nurulrahma

      Nyaaaam, enyaaaak… Kurmanya mak nyusss

      Reply

  5. October 16, 2015 @ 9:50 am Ipeh Alena

    Saya udah empat kali ke surabaya tapi belum pernah ke sana..huwaaa mupeng banget. Ga tau apa2 saya kalau ga browsing2 dulu 🙁

    Reply

  6. October 17, 2015 @ 3:44 pm Nining

    pernah pas kesini beli parfum roll-on kecik itu, enak juga baunya, kiraiin gimanaaaa gt hihihihi macem2 tapi belakangan bahkan merk Anna Sui pun ada hahahaha
    mungkin Kampung Arab sdh mulai go insternesyenel keknya ya 😀

    Reply

  7. October 19, 2015 @ 8:20 am Sari Widiarti

    waktu kuliah ada teman yang kulakan parfum di sini loh, mbak 😀

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloSurabaya.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool