Hari Pahlawan

Menikmati Wisata Hari Pahlawan di Surabaya

Siapa yang tak kenal Surabaya dengan julukannya sebagai Kota Pahlawan. Bahkan seluruh mata dunia pun pernah tertuju pada Surabaya. Saat Arek-Arek Suroboyo dengan gagah berani melawan tentara Inggris. Merdeka atau Mati! Begitu semboyan hidup mereka saat itu.

Begitu hebatnya perlawanan, keberanian dan kegigihan Arek-Arek Suroboyo, sampai pasukan Inggris menyebut Surabaya sebagi neraka di Timur Jawa. Pidato Bung Tomo lah yang menyulut dan menyengat semangat Arek-Arek Suroboyo. Dengan hanya bersenjatakan bambu runcing, mereka bangkit melawan pasukan Inggris yang dilengkapi senjata canggih dan lengkap. Peristiwa bersejarah itu diabadikan dalam bentuk sebuah tugu, yang dikenal dengan nama Tugu Pahlawan. Salah satu icon Surabaya, selain Suro dan Boyo.

Jika kota-kota lain di Indonesia terlihat bersolek cantik dan meriah hanya di bulan Agustus, maka Surabaya mempunyai satu momen lagi di bulan November. Kalau Anda berkunjung ke Surabaya tepat di bulan November, pilihlah waktu di awal pekan kedua antara tanggal 8 hingga 10 November. Lebih lengkap lagi kalau Anda memilih menginap di hotel area pusat kota Surabaya, Anda akan merasakan euforia, dan nuansa berbeda. Anda bisa menikmati sajian wisata sejarah, napak tilas heroiknya peristiwa Perang 10 November 1945 yang disajikan oleh Pemkot Surabaya dan seluruh elemen warga Surabaya

Tentu penasaran kan? Apa sih istimewanya? Kalau berwisata ke museum atau bangunan tua bersejarah itu sih biasa banget, tapi kalau ini beneran lain dari yang lain. Sajian itu di kemas dalam bentuk Parade Surabaya Juang dan Aksi Teatrikal Kolosal Perang 10 November. Hampir semua elemen masyarakat turun, bersatu padu mendukung acara ini. Mulai dari para veteran yang meski sudah berusia lanjut, tapi tetap menyala semangatnya. Pelajar, Mahawiswa, TNI, berbagai komunitas, juga perwakilan warga yang dengan suka rela ikut andil dalam rentetan acara.

Hotel Majapahit Surabaya

Suasana di depan Hotel Majapahit

Veteran RI

Masih gagah meski di usia senja

Veteran RI

Para Veteran menjadi idola para pemburu foto dan berita

Tahun 2015 ini, adalah penyelenggaraan parade yang ketujuh. Para peserta akan melewati rute bersejarah. Dimulai dari Tugu Pahlawan, Alun-Alun Contong, lalu melewati sepanjang Jl. Tunjungan. Parade melewati Gedung Siola yang menjadi saksi sejarah sebagai benteng pertahanan untuk menahan serangan tentara sekutu. Kini Siola telah dialih fungsikan sebagi Museum Surabaya sejak bulan Mei 2015. Dari Siola, rangkaian Parade berjalan terus hingga Hotel Majapahit (Hotel Yamato/Hotel Oranje), Gedung Negara Grahadi, dan berakhir di Taman Surya.

Yang istimewa dari Parade ini adalah beberapa aksi teatrikal yang digelar di beberapa titik. Seperti Parade Juang yang saya saksikan tangal 08 November 2015 lalu, aksi teatrikal perang heroik tokoh Madun ditampilkan di jalanan depan Gedung Siola. Lalu aksi teatrikal perang 10 November disajikan di depan Gedung Grahadi. Sedangka di depan Hotel Majapahit, warga bisa menyaksikan upacara pengibaran bendera Merah Putih di atas atap gedung Hotel yang menjadi saksi sejarah peristiwa perobekan bendera tiga warna milik Belanda itu.

Hotel Yamato

Pengibaran sang Merah Putih

Hotel Yamato

Merdeka! Tapi awas Bung, hati-hati nanti kepleset 🙂

Tidak hanya warga Surabaya yang antusias. Beberapa wisatawan asing pun tampak hilir mudik mengabadikan momen ini. Mereka ikut lebur bersama masyarakat menonton jalannya parade.

Hari Pahlawan

Penonton sangat antusias

Disamping Parade, yang menjadi agenda setiap tahun adalah aksi teatrikal kolosal yang menggambarkan peristiwa-peristiwa heroik masa perjuangan. Biasanya drama ini di tampilkan di Jl. Pahlawan. Didukung kostum, property dan setting yang dibuat semirip mungkin dengan peristiwa aslinya. Anda pasti akan merasa tersedot oleh mesin waktu, masuk ke masa silam. Tahun ini, aksi teatrikal kolosal  digelar tangal 09 November malam.

Desingan peluru, raungan senapan laras panjang, ledakan meriam, rentetan muntahan peluru diselingi pekikan takbir membahana, juga rekaman pidato Bung Tomo yang membakar semangat. Membuat merinding dan menyeret Anda seolah masuk ke dalam arena pertempuran.

Hari Pahlawan

Merdeka atau Mati!

Hari Pahlawan

Pasukan Sepeda Kuno

Hari Pahlawan

Meski sudah sepuh masih kuat manggul senjata

Hari Pahlawan

Tak ketinggalan Tank pun turun ke jalan

Hari Pahlawan

Penonton kaget. Ternyata sedang main drama :))

Pada tangal 10 November, Anda bisa ikut menyaksikan puncak acara, Upacara memperingati Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan Surabaya. Biasanya acara ini dihadiri oleh Kepala Negara RI.

Jadi, tungu apalagi? Siapkan rencana untuk mengunjungi Surabaya pada bulan November, dan selamat menikmati wisata juang yang hanya ada di Surabaya.

Mari simak kutipan pidato Bung Tomo yang meletupkan semangat Arek-Arek Suroboyo,

Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah

Yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih

Maka selama itu tidak akan kita akan mau menyerah kepada siapapun juga

Saudara-saudara rakyat Surabaya, siaplah keadaan genting!

Tetapi saya peringatkan sekali lagi.

Jangan mulai menembak,

Baru kalau kita ditembak,

Maka kita akan ganti menyerang mereka itu kita tunjukkan bahwa kita ini adalah benar-benar orang yang ingin merdeka.

Dan untuk kita saudara-saudara.

Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.

Semboyan kita tetap: merdeka atau mati!

Dan kita yakin saudara-saudara.

Pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita,

Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar.

Percayalah saudara-saudara.

Tuhan akan melindungi kita sekalian.

Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!

Merdeka!!!

Menikmati Wisata Hari Pahlawan di Surabaya
5 (100%) 1 vote
(Visited 354 times, 1 visits today)


About

Mom Blogger. Suka belajar oret-oret bikin cerita bacaan anak. Penikmat makanan pedas, Pengagum Gunung. Demen incip-incip, mlaku-mlaku (apalagi kalo gratis he)


'Menikmati Wisata Hari Pahlawan di Surabaya' have 6 comments

  1. November 24, 2015 @ 2:25 am Rahmah Chemist

    Pernah juga lihat seperti ini, tetapi itu tahun 2013 lalu… ^_^

    Reply

  2. January 15, 2016 @ 3:33 am Sari Novita

    sy ndak pernah lihat acara kyg giini di Surabaya..selalu kuliner menjadi inceran..senang rasanya ada acara kyg gini di sana

    Reply

  3. January 31, 2017 @ 2:57 pm LeslieCic

    Individual infrequently falls in love without being as much attracted to what is interestingly inaccurate with someone as what is objectively healthy uf2269 http://viatrust.top viagra and generic drug ge1207sy2907

    Reply

  4. February 9, 2017 @ 10:00 pm StvVoics

    v http://canadapharm24h.review canadian pharmacy online

    Reply

  5. February 16, 2017 @ 12:03 pm CyrilBig

    http://buy-viagra-online.site viagra prescription

    Reply

  6. February 26, 2017 @ 9:17 am EdwardFer

    http://azithromycin.review Azithromycin 500 mg for 5 Days ra6621do1591eo6137

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloSurabaya.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool