Kue Lumpur

Lezatnya Kue Lumpur ‘Muda-Mudi’ di Selatan Surabaya

Berbicara tentang wisata rasa di Surabaya rasanya tidak akan pernah ada habisnya. Hampir di setiap sudut Anda akan menemukan aneka kuliner yang menggoda. Dari mulai warung tenda kaki lima, hingga resto bernuansa kekinian. Dari camilan ringan hingga makanan berat, semua tersedia.

Salah satunya yang wajib dicoba adalah ‘Kue Lumpur’. Pasti di benak Anda terpikir bahwa kue lumpur ini lahir karena bencana lumpur di Sidoarjo. Tebakan Anda 100% salah. Karena kue lumpur ini lahir jauh sebelum peristiwa bencana lumpur Lapindo. Bahkan, konon ceritanya kue ini berasal dari orang-orang Portugis yang datang ke Indonesia di awal abad ke 20. Tapi,  kue lumpur yang ada sekarang adalah hasil modifikasi yang memiliki cita rasa dan ciri khas asli Indonesia, dari kue aslinya yang lebih pas disebut Egg Tart dengan cita rasa ala Barat tentunya.

Kue Lumpur

Kue Lumpur yang gurih legit,  camilan asik 🙂

Haduh kelamaan ngobrol tentang asal-usul. Daripada tambah penasaran, mari kita langsung menuju ke TKP. Tempat dimana kue dengan tekstur kering di luar, namun lembut dan meleleh saat digigit tengahnya dengan aroma gurih santan yang menggoda.

Letaknya tidak begitu jauh dari Alun-Alun Sidoarjo. Anda tinggal berjalan lurus, sekitar 500 meter, lalu belok ke arah Jl. Hang Tuah hingga menemukan sebuah bangunan klenteng. Di seberang klenteng itulah, rumah yang  ramai, dengan spanduk warna hijau bertuliskan ‘Kue Lumpur Muda-Mudi‘. Jika Anda bingung, tanya saja orang di sekitar, hampir semua orang tahu tempat itu.

Mungkin Anda sudah biasa menemukan atau bahkan mencicipi kue lumpur dengan aneka rasa dan tekstur. Biasanya ada yang dimodifikasi dengan labu kuning, atau kentang. Kalau menurut saya itu bukan kue lumpur yang asli hehe. Karena kue lumpur yang asli dibuat  campuran tepung, santan dan telur. Hingga menghasilkan kue dengan tekstur di dalamnya becek seperti lumpur.

Kue Lumpur

Yummi…. selalu fresh setiap saat

Bu Lilik, adalah perintis dan pemilik usaha ‘Kue Lumpur Muda-Mudi’.  Usaha ini dirintis pada tahun 2006 sebelum bencana lumpur Lapindo terjadi. Usahanya sempat mengalami pasang surut, hingga sekarang Kue Lumpur Bu Lilik merajai pasar. Karena harganya terjangkau dan rasanya yang tidak bikin enek, dengan paduan manis dan gurih yang pas. Kue lumpur Bu Lilik ada dua varian rasa, yaitu original dan kelapa muda.

Keunikan Kue Lumpur Bu Lilik adalah, dari bahan dan cara memasaknya yang masih sangat tradisional. Adonan kue di cetak di atas cetakan kue lumpur, yang atasnya ditutup dengan tungku berisi bara arang. Sehingga menghasilkan kue dengan tekstur berkulit, dengan corak khas bekas dibakar, wangi gurih santan berpadu aroma arang bakar yang menggiurkan.

Jika Anda ingin menikmati kue ini, bisa langsung datang ke toko sekaligus rumah produksinya. Sebaiknya Anda berangkat pagi-pagi. Karena, sejak pagi antrian sudah mengular. Jika Anda sedang tidak beruntung, mungkin harus pulang dengan gigit jari karena kue-kue itu sudah habis dipesan. Kalau Anda membeli dalam jumlah banyak, sebaiknya pesan sehari sebelumnya. Dulu, saya pernah ditolak  karena membeli mendadak *kasihan ya saya hihi.

Tapi sepertinya sekarang produksi lebih diperbanyak, buktinya saat saya ke sana  beberapa waktu lalu beberapa pembeli yang beli mendadak 5 hingga 10 biji masih bisa dilayani. Kata Bu Suli yang melayani saya waktu itu, perhari berkisar 2.000 hingga 2.500 buah kue lumpur diproduksi. Tapi angka itu juga tidak pasti, bisa lebih tergantung pesanan yang datang.

Kue Lumpur

Bu Suli yang ramah dan sigap melayani pembeli

Kue Lumpur

Antri yaa… sabar

Kue Lumpur

Santan, bahan baku utama selain telur dan tepung yang bikin gurih

Yang menariknya lagi, dapur pusat produksi kue lumpur ini berada di beranda rumah. Sehingga pembeli bisa menyaksikan proses saat adonan kue dicetak hingga matang. Para pegawainya juga ramah dan asik-asik saja waktu saya minta izin foto dan tanya ini itu. Para pegawai  adalah anak, menantu dan kerabat Bu Lilik. Sayangnya waktu ke sana, saya tidak bisa bertemu Bu Lilik.

Selain kue lumpur, ada beberapa jenis kue basah lainnya yang tersedia di etalase toko. Seperti lemper,  sus, pastel, dan kue tok. Untuk kue-kue yang lain hanya sebagai pelengkap saja.  Kue Lumpur tetap sebagai menu utama dan primadona.

Kue Lumpur

Dapur produksi di beranda toko

Kue Lumpur

Pelan-pelan menuang adonannya.  Cetakan ditutup bara arang

Kue Lumpur

Taraa… sudah matang

Jadi, tunggu apa lagi? Jika Anda sedang berada di Surabaya, sempatkan mampir mencicipi Kue Lumpur ini. Kue yang bikin pingin lagi, lagi dan lagi.

Kue Lumpur ‘Muda-Mudi’

Jalan Hang Tuah No.45, Sidoarjo. Tel. 031-7137-9612 – 081331511995

Sekitar 12 km  dari Terminal Purabaya

Sekitar 18 km  dari Bandara Juanda (via Jl. Raya Surabaya- Malang)

Sekitar 1 km dari Alun-Alun Sidoarjo

Jam Buka : 07.00 – 17.00 WIB

Haraga     :  Rp. 2500 untuk Kue Lumpur Original

Rp. 2.600 untuk Kue Lumpur Kelapa Muda

 

Lezatnya Kue Lumpur ‘Muda-Mudi’ di Selatan Surabaya
5 (100%) 1 vote
(Visited 5,437 times, 2 visits today)


About

Mom Blogger. Suka belajar oret-oret bikin cerita bacaan anak. Penikmat makanan pedas, Pengagum Gunung. Demen incip-incip, mlaku-mlaku (apalagi kalo gratis he)


'Lezatnya Kue Lumpur ‘Muda-Mudi’ di Selatan Surabaya' have 6 comments

  1. November 13, 2015 @ 4:22 pm Hilda Ikka

    Wiiiii ngiler Mbak.. Favoritku iniii. Ya Allah kapan terakhir kali aku maem kue lumpur. Langsung pengen 😀

    Reply

  2. November 13, 2015 @ 9:18 pm Rahmah

    Namanya lucu ya “Muda-Mudi”

    Reply

  3. November 15, 2015 @ 12:39 am Akarui Cha

    Asik kali ya Mba, cemilin kue lumpur sambil minum susu jahe hangat. Etapi jauh banget ya dari tempatku. Semoga kapan kapan bisa main ke Sidoarjo dan nyobain Kue Lumpur Muda Mudi. Aamiin.

    Reply

  4. November 16, 2015 @ 7:42 am Aziz Nur Kartika Hadi

    Salah satu makanan favorit nih, *mupeng

    Reply

  5. May 26, 2016 @ 9:28 pm me

    kalau beli coba tanyakan aja, apa benar si penjual bayar 8jt untuk penglaris tiap bulan nya….. ? 🙂

    Reply

  6. November 15, 2016 @ 10:16 am Janae

    satu kluga rm30 wow bea.uyst.hnrm jika suri naik kl mau kesana jualah heee..ingat dia kira satu kepala cam masuk zoo negara heeee

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloSurabaya.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool