Keliling Museum Rokok “House of Sampoerna” Yuk

Pertama kali main ke HOS singkatan dari House of Sampoerna itu waktu jadi “guide” dadakan di surabaya buat temen dari solo neh cerita nya tahun 2013 deh, itu pun temen yang pengen kesana, lha orang asli suroboyo ngak pernah kesana. Musium rokok ini berdiri dari tahun 2003 lho udah 12 tahun lebih berdiri dan beneran GRATIS dan ngak pernah bosen buat kesini lagi dan lagi dan sudah berkali kali nganterin temen dari luar kota dari bandung, makassar mereka suka.

Di House of Sampoerna itu terletak di “Tua Surabaya”, bangunan yang mewah dan menawan bergaya Belanda kolonial ini senyawa ini dibangun pada tahun 1862 dan sekarang menjadi situs sejarah diawetkan. Sebelumnya digunakan sebagai panti asuhan yang dikelola oleh Belanda, itu dibeli pada tahun 1932 oleh Liem Seeng Tee, pendiri Sampoerna, dengan maksud itu digunakan sebagai Sampoerna besar pertama fasilitas produksi rokok.

Ayoo Masuk Rek

Begitu masuk langsung dihadang sama satpam buat dikasih karcis, dan ditanyain “Bawa STNK?”, parkiran gratis dan wajib bawa STNK lho yaa. Musium Rokok ini bener buat “jujukan” orang dari luar kota bahkan luar negeri buat “mengintip” museum rokok yang terkenal dan tersohor sampai saat ini.

Bangunan terdiri dari beberapa tempat, nah auditorium sentral asli nya sudah menjadi museum dan toko, sebelah timur menjadi kafe dan galeri senin, sebelah barat ada bangunan yang terdapat 2 buah mobil Roll Royce mewah banget mobilnya.

Museum

Bagian pertama : Ada Tumpukan Tembakau

Buat masuk ke museum rokok ini sendiri harus +18 tahun yaa, masuk bakalan di cek KTP seandainya masih dibawah umur harus bersama orang tuanya. Didalem ini ada 3 bagian ruang dalam satu bangunan, bagian awal ada duplikasi warung pertama kali pak Liem beserta istri membuka dan berjualan bermacam bahan bahan sebagai penyambung hidup, serta beliau juga berkeliling berjualan tembakau naik sepeda menyusuri jalanan di surabaya.

Warung penuh cerita

Ada Berbagai jenis tembakau yang bertumpuk di lantai, kita bisa berfoto serta mencium ke-khas-an wangi tembakau tiap daerah beda, ada dari Ploso, Madura, Jawa Tengah serta Cengkeh. Ada foto Pak Liem beserta istri, terus ada baju kebaya jahitan istrinya keren deh naksir sama aksesoris kupu-kupu.

Bagian ke dua dari ruangan ini ada cara membuat rokok dari bahan mentah sampai hasil jadi nya jaman dulu bener bener manual, sampai sekarang pun melinting rokok kretek juga masih manual, kalau hari kerja ke HOS dan kelantai dua museum bakalan ada para wanita bekerja melinting tiap jam dapat 325 buah batang, kueren toh.

Disini juga ada wajah dari Direksi pemegang PT. HM Sampoerna Tbk yang mana sudah dikuasai oleh PT. Philips Morris Indonesia sebesar 97.95%  saham nya pada tahun 2005. Jadi ngak heran kalau jajaran orang penting nya banyak yang orang asing.

Direksi Sampoerna

Proses Membuat nya

Disini juga biasa di pakai untuk lokasi pemotretan pre wedding, kalau prewed disini harus izin, jadwal kan dan itu pun bisa pagi dan sore hari saja. Nah disini banyak koleksi bungkus korek api, dulu jaman masih musim korek api, pasti deh dilihat bukan korek apinya tapi bungkus nya yang lucu-lucu.

Ada yang lagi Prewed

Korek Api nya

Bagian ketiga dari ruangan ini ada Pernik pernik Marching Band yang berjaya pada zaman nya, kalau liat koleksi ini kok merinding yaa, ada mesin cetak tua, ada alat cetak rokok, ada peta dimana saja sudah dipasarkan rokok, ada juga delman, ada warung kecil jualan macam-macam cemilan masa tempo dulu, ada motor tua, lucu banget deh.

Ada Plat Cetak

Jagain Warung dulu

Rokonya Mendunia

Tempatnya Narsisable

Sebelum kita naik ke Toko Oleh Oleh nya HOS, bakalan naik tangga dan tempatnya narsisable , banyak stiker jaman iklan bahoela itu lho yang “Ngak ada lho Ngak rame” terus ada ornamen yang cantik sama penataan lampu bagus, keren buat doyan selfie terus berburu pengetahuan di museum rokok ini.

Cakep yaa

Ngak ada loe ngak rame, Inget??

Toko :

Tokonya disini jual macem-macem dari kain batik tulis, sampai pernak pernik khas suroboyo lho, keren ngak tuh. Dari lantai dua ini bisa lihat proses pelintingan rokok yang satu jam bisa 325 buah batang rokok itu kalau waktu weekdays. Tempat nya sak ndumil tapi banyak barangnya jadi keren lah, sebenernya disini larangan buat foto, namanya orang yaa pengunjung semakin dilarang semakin bertindak  #eehh.

Sak Ndumil

Pernak Pernik Suroboyo

Art Gallery sama Cafe nya kemarin ngak masuk #cedih. Oiyaa disini juga ada Surabaya Heritage Track jadi keliling naik Bis nya HOS terus keliling Surabaya, dalam satu hari ada 3 kali keliling dengan rute yang berbeda, nah tiap weekend (sabtu dan  minggu) pasti sudah full booking, kan satu bisa hanya muat sekitar 25 orang saja, jadi wajar kalau full booking. Saya pernah dong keliling naik SHT dan beneran super seru, pesennya ajah 1 bulan sebelumnya, mau tau lebih lanjut bisa intip jadwal SHT ( Surabaya Heritage Track )

So, masih ada alasan buat mager neh ngak mau ke Museum Rokok sekeren ini?? Yakin??  Kalau saya yoo bakalan main ke museum rokok buat lebih kenal museum sebenernya, tempat narsisable dan juga GRATIS inget tuh.

House of Sampoerna

Buka dari Senin sampai Minggu, GRATISS + KTP dan STNK

Taman Sampoerna 6
Surabaya 60163
Indonesia

Tel. +62 31 353-9000
Faks. +62 31 353-9009

Keliling Museum Rokok “House of Sampoerna” Yuk
5 (100%) 1 vote
(Visited 447 times, 1 visits today)


About

Penikmat teh vanili dan buah leci. Suka jalan2 dadakan, fotogenic dan niarsis yang aslinya heemm, ig : @niar_ningrum. Pemilik sah www.niarningrum.com


'Keliling Museum Rokok “House of Sampoerna” Yuk' have 9 comments

  1. November 6, 2015 @ 11:17 pm Rahmah

    Dulu aku kira HOS ini sama dengan H.O.S Cokroaminoto 🙁
    Asyik ya bisa tahu jenis-jenis tembako eh tembakau 🙂

    Reply

    • November 7, 2015 @ 12:27 am Niar Ningrum

      Hahaaha bukan mak amma, ayoo kesini jalan2 sama si kecil naik SHT yaa

      Reply

  2. November 7, 2015 @ 10:08 am aya slavina

    Wikkkk lain kali ke siniii barengg ceeee

    Reply

  3. November 7, 2015 @ 9:37 pm Nining

    Depan’e persis itu kantorku 6thn disitu hihihi jauh jg yak dulu ngantornya. Prewed skrg apa masi kena biaya ya, taun 2009 kena 500rb tp free dinner berdua sih. Enak jg suasananya romantiiiiiis, eaaaa

    Reply

    • November 9, 2015 @ 2:58 pm Niar Ningrum

      Masih dong kayak e harga lebih mahal deh, hehehe

      Reply

  4. November 9, 2015 @ 8:49 am Nurul Rahmawati

    Aku kapan hari ke sini. Kereeen banget!

    Reply

  5. November 14, 2015 @ 12:59 pm Winda Carmelita

    Wah aku pernah ke sini dan seneng banget sama warung2annya hihihi

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloSurabaya.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool