Kampoeng Ilmu Surabaya

Kampoeng Ilmu, Wisata Pendidikan Pilihan di Surabaya

Apa sih yang nggak ada di Surabaya? Kota terbesar kedua yang selalu berusaha unjuk gigi di mata dunia. Bukan semata-mata hanya ingin dilihat, tetapi memang memberikan perkembangan yang sangat pesat. Dan tentu saja sangat berkaitan erat juga dengan pamor para warga yang hidup di dalamnya.

Sejenak menepi dari hingar-bingar kota, saya mencoba menyelami satu sisi Surabaya yang juga tak pernah sepi keberadaan manusia. Sebuah lokasi yang awalnya hanya terdapat satu atau dua pedagang kaki lima, kini sudah berubah menjadi semacam paguyuban pedagang kaki lima yang fokus menjajakan buku-buku bekas.

***

Mengenal lokasi ini pun tadinya secara tidak sengaja. Semuanya dikarenakan saya sibuk mencari buku panduan TOEFL. Panduan yang dipakai oleh salah satu universitas terkemuka di Surabaya dalam menentukan skor TOEFL. Ya, saat itu saya harus memenuhi batas nilai yang menjadikan langkah menuju keberhasilan di dunia pendaftaran kerja.

Saya sudah mencari kemana-mana. Mulai dari download dari internet sampai menanyakan tentang panduan tersebut ke guru-guru bahasa Inggris saya waktu SMA. Bayangkan saja, posisi saya di Surabaya tetapi masih meminta bantuan mereka yang berada di kampung halaman, siapa tahu ada yang memiliki buku panduan tersebut. Mengapa tidak dengan teman di Surabaya saja? Karena saya masih terbilang baru, jadi rasa sungkan itu tetap ada dan tidak akan mungkin seenaknya meminta bantuan pada orang yang baru kita kenal.

Menemukan Kampoeng Ilmu serasa menemukan oase di tengah padang pasir yang sangat gersang. Di Kampoeng Ilmu inilah saya menelusuri dari satu toko ke toko lain hingga kemudian menemukan apa yang saya cari.

***

Kampoeng Ilmu Surabaya

Layanan Memberikan Sampul pada Buku

Oiya, Kampoeng Ilmu ini terletak di Jl. Semarang No. 55, Surabaya. Sepanjang jalan akan terlihat deretan kios-kios yang menjajakan buku-buku bekas. Kampoeng Ilmu memiliki lokasi sendiri yang sudah ditata sedemikian rupa. Jika memasuki wilayah Kampoeng Ilmu, dari gerbang akan terlihat sebuah aula kecil di tengah, deretan kios buku yang membentuk seperti huruf “U” serta perpustakaan yang ada di samping kanan dari gerbang utama.

Kampoeng Ilmu Surabaya

Kampoeng Ilmu Surabaya

Kampoeng Ilmu Surabaya

“Mbak, ada buku seperti ini?”

Masuk di wilayah gudang buku bekas di Surabaya ini, tak perlu takut atau khawatir akan dahaga dan lapar. Sebab, tersedia juga kantin untuk tempat beristirahat sejenak dari penatnya berkeliling mencari buku yang diinginkan. Tidak hanya itu, akses internet pun diberikan di Kampoeng Ilmu Surabaya ini. Akan sangat sulit mengakses wifi jika berkunjung di akhir pekan (baca: weekend) karena ramai pengunjung yang juga memanfaatkan fasilitas tersebut.

Di tengah banyaknya toko buku besar di Surabaya, Kampoeng Ilmu tetap eksis dan selalu jadi tempat yang dicari. Terlepas dari harga yang benar-benar “miring”, seringkali buku yang sudah tidak dijual lagi, bisa ditemukan di sini. Namanya buku bekas, tentu keadaannya pun bermacam-macam. Ada yang sudah tak bersampul, bersampul tapi sudah tak terlihat rapi bahkan ada yang isinya sudah menguning pada lembaran kertasnya. Meskipun dalam keadaan seperti itu, bukunya masih layak untuk dibaca.

Sebenarnya tidak hanya buku bekas saja. Ada juga buku yang seperti di cetak ulang dari aslinya (baca: bajakan). Namun, sampai saat ini saya masih belum tertarik untuk memiliki buku dengan kondisi seperti itu. Sebab, pernah ada seorang teman yang “terpaksa” membeli akhirnya kecewa karena beberapa halaman di bagian tengah ada yang tidak bisa terbaca bahkan hilang. Hal ini sudah menjadi pelajaran buat saya. Di samping itu, saya tetap menghargai kerja keras penulisnya. Lebih baik membayar mahal buku yang asli (kadang bisa dapat tanda tangan penulisnya jika diusahakan) karena membacanya akan semakin bersemangat dan tentunya merasa aman untuk tidak ikut tindak kejahatan.

So, siapa pun yang sedang mencari buku bekas yang “mungkin” sudah tidak dijual di toko buku modern saat ini, coba ke Kampoeng Ilmu di Surabaya ini. Lokasinya mudah dijangkau, apalagi sangat dekat dengan kompleks Stasiun Kereta Api Pasar Turi. Jika berkunjung ke Surabaya untuk keperluan bisnis atau yang menyibukkan, Kampoeng Ilmu ini bisa jadi alternatif wisata pendidikan untuk sejenak melepas penat. Cukup menempuh jarak:

  • ± 33 km dari Juanda International Airport, Sidoarjo
  • ± 13 km dari Terminal Purabaya-Bungurasih, Sidoarjo
  • ± 550 m dari Stasiun Pasar Turi, Surabaya (bisa berjalan kaki sekitar 2-5 menit atau naik becak juga boleh, pilih sesuai kebutuhan)

Kalau masih ingat dengan Hotel Majapahit yang pernah saya ceritakan, Kampoeng Ilmu tidak jauh dari sini. Sekitar 2 km saja, kok. Kalau naik motor atau taksi nggak bakalan tersesat, hehe… Yuk, kita temukan harta karun lagi di sini!

Kampoeng Ilmu Surabaya

Kampoeng Ilmu, Wisata Pendidikan Pilihan di Surabaya
5 (100%) 2 votes
(Visited 406 times, 1 visits today)


About

A Mom Blogger yang suka nulis dan postcrossing, tidak menolak diajak traveling dan sangat suka dengan cokelat. Owner http://chemistrahmah.com


'Kampoeng Ilmu, Wisata Pendidikan Pilihan di Surabaya' have 1 comment

  1. November 18, 2015 @ 10:02 am Nurul Rahmawati

    aku cuma lewaaaat aja di sini mbak.
    Kapan2 mampir aaah 🙂

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloSurabaya.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool