C2O Library

C2O Library & Collabtive , Oase Pengetahuan Surabaya dari Masa ke Masa

Berawal dari membaca timeline di sebuah sosial media, yakni twitter, tentang bedah buku yang dibawakan langsung oleh penulis asing, Robbie Peters, saya pun kemudian berkenalan dengan C2O Library & Collabtive. Selanjutnya adalah tantangan bagaimana saya bisa menemukan lokasi tepatnya. Karena pada saat itu, saya dalam kondisi yang masih benar-benar baru di Surabaya.

Namun, rasa penasaran tidak menyurutkan langkah saya untuk menemukan lokasi C2O Library & Collabtive berada. Zaman sudah serba canggih juga. Tinggal membuka aplikasi map dan menuliskan tujuan yang diinginkan. Hasilnya, secepat kedipan mata. Gambaran arah yang harus saya tempuh dari kediaman sudah tergambar jelas beserta estimasi waktu yang diperlukan. Dan saya pun menelusuri dengan sepeda motor yang dikendarai “tukang ojek” pribadi, tukang ojek yang selalu siap mengantar dimana pun tujuan saya (*eaaa).

C2O Library

Suasana Perpustakaan

Karena di belakang nama C2O ada kata “library” dan “collabtive”, maka saya pun berasumsi bahwa tempat yang akan saya tuju adalah gedung perpustakaan yang besar dan luas. Bayangan saya kemudian adalah perpustakaan dengan sederet meja kursi yang tersusun rapi, petugas perpustakaan yang tegas dan suasana yang sunyi dan tenang. Ternyata bayangan itu sama sekali tidak sepenuhnya sama dengan kenyataan. Lupakan soal gedung dan prosedur memasuki perpustakaan yang kadang njlimet. Di C2O Library and Collabtive ini, semua serba santai. Gedung yang dijadikan tempat perpustakaan ini justru berupa rumah yang sengaja disulap menjadi perpustakaan dan juga untuk kegiatan-kegiatan C2O lainnya. Inilah juga alasan C2O disebut juga sebagai perpustakaan independen.

Berkenalan dengan C2O Library & Collabtive

C2O Library & Collabtive ini didirikan oleh Kathleen Azali. Kathleen adalah wanita hebat yang menghimpun sekelompok orang untuk menghidupkan setiap kegiatan yang berbau Surabaya. Jadi, tak hanya bisa ditemukan buku-buku yang tersusun rapi di dalamnya, tetapi juga seringkali ada kegiatan bedah buku, lokakarya, obrolan santai, pemutaran film, jelajah kota dan kegiatan lainnya yang mayoritas terbuka untuk umum. Dan saya beruntung bisa mengenal C2O lewat bedah buku yang berkisah tentang Surabaya dari tahun 1945 – 2010 dari 3 (tiga) generasi warga Dinoyo oleh Robbie Peters, saat itu.

C2O Library

Bedah Buku bersama Robbie Peters *ayo tebak aku duduk sebelah mana?* 😀

Oiya, di C2O Library & Collabtive ini pula saya bisa mengikuti workshop kepenulisan yang bertemakan Surabaya. Ya, memang orang-orang yang membesarkan C2O Library & Collabtive ini sangat antusias memperkenalkan Surabaya ke seluruh penjuru dunia. Surabaya yang dikenal dengan ikon Kota Pahlawan memang sejatinya harus terus disuarakan. Dan dari situ pula pengetahuan saya tentang Surabaya semakin bertambah sedikit demi sedikit.

Nah, bagi siapa saja yang ingin mencari buku-buku langka atau film edisi tempoe doloe, C2O Library & Collabtive menyediakannya sesuai dengan aturan yang berlaku. Jumlah buku yang ada di C2O ini sendiri mencapai 6.000 buah buku. Semuanya adalah koleksi pribadi dari mbak Kathleen Azali sendiri yang kini ditambah dengan donasi teman-teman yang bergabung bersama C2O. Atau ingin buat acara bedah buku, diskusi untuk komunitas yang sedang diikuti, C2O bisa memfasilitasinya. Asalkan kegiatan tersebut ada manfaat pastinya.

C2O Library

Bersama Kathleen Azali (kiri) dan Erlien Goentoro (kanan) di acara Pameran C2O

Kalau saya sendiri saat ini tertarik dengan kelas belajar merajut (knitting). Tetapi saya harus sabar dan rela antri karena kelasnya selalu penuh dan kadang berbenturan dengan jadwal pribadi saya. Eits, kalau suka dengar musik akustik, di C2O ini juga bisa ditemukan lho… Perpustakaannya asyik banget deh pokoknya ^_^

C2O Library

Seni Akustik

Jadwal Buka C2O Library & Collabtive

  • Hari Rabu – Senin (11.00 – 21.00 WIB)
  • Hari Selasa (Libur-Tutup)

Kalau ada yang ingin ditanyakan lebih jauh soal C2O ini bisa langsung ke Mbak Yuli (administrator C2O Library & Collabtive) yang akan selalu setia memberikan informasi.

Lokasi C2O Library & Collabtive

Jika ingin berkunjung dan menambah pengetahuan di C2O Library & Collabtive, datang saja ke Jl. Dr. Cipto 22, Surabaya (just info yaa guys, C2O sudah pindah dari Dr. Cipto 20). Cukup mudah menjangkaunya. Rute menuju C2O Library & Collabtive:

  • ± 9.2 km dari Terminal Purabaya, Bungurasih, Jawa Timur
  • ± 22 km dari Juanda International Airport, Jawa Timur
  • ± 3.3 km dari Stasiun Gubeng, Surabaya
Tempat Wisata di Sekitar C2O Library & Collabtive

Sembari berwisata, misalnya jalan-jalan ke Taman Bungkul, tak ada salahnya mampir sebentar ke C2O Library & Collabtive. Jaraknya hanya sekitar 1.5 km. Hitung-hitung menambah wawasan akan Surabaya, apalagi jika membawa anak-anak, C2O bisa jadi bahan untuk memberikan tambahan pengetahuan bagi mereka. Jika bosan berada terus di kamar hotel, langkahkan saja kaki menuju oase pengetahuan akan Surabaya ini.

C2O Library & Collabtive , Oase Pengetahuan Surabaya dari Masa ke Masa
4.9 (97.78%) 9 votes
(Visited 881 times, 1 visits today)


About

A Mom Blogger yang suka nulis dan postcrossing, tidak menolak diajak traveling dan sangat suka dengan cokelat. Owner http://chemistrahmah.com


'C2O Library & Collabtive , Oase Pengetahuan Surabaya dari Masa ke Masa' have 16 comments

  1. October 20, 2015 @ 1:15 pm @nurulrahma

    Asyik yo mbak, perpustakaannya 🙂

    Reply

    • October 20, 2015 @ 1:45 pm Rahmah Usman

      Iya, Mbak Nurul…
      Pertama ke Surabaya gaulnya di sini hehehe…

      Reply

  2. October 20, 2015 @ 2:17 pm Mbak Avy

    keren juga nih tempatnya,
    kapan2 bisa buat nongkrong konek ya…. hehehe

    Reply

    • November 1, 2015 @ 6:05 pm Rahmah Usman

      Iya,Mbak… buat nongki-nongki KONEK kayaknya keren tuh…

      Reply

  3. October 20, 2015 @ 2:52 pm Uniek Kaswarganti

    Keren sekali tempat ini ya Ama… coba di sini ada, pasti ngiler pengin nyambangin terus 🙂

    Reply

  4. October 20, 2015 @ 4:09 pm Nining

    Konsep perpusnya spt diluaran sana, dr pertama blg ininaku wes gk sabaran mo liat. Kapan2 pgn kesitu ah nyari buku ttg gmn sih SUroboyo ini dulunya. SO far cmn dr media elektronik doang. Tfs mb Amma, foto barengnya keceh.

    Reply

  5. October 20, 2015 @ 5:49 pm Lik Sam

    Wah baru tahu ttg perpus C2O trims infonya mbak

    Reply

  6. October 21, 2015 @ 7:09 am Dwi Puspita

    ada unsur nama kimianya hehehe 🙂

    Reply

  7. October 22, 2015 @ 8:02 am Aya

    Dari dulu pengin ke sini, belum kesampaian -__-

    Reply

  8. October 22, 2015 @ 9:21 pm Nia Haryanto

    Wuih… keren ya perpustakaannya. Gak kayak perpustakaan biasa…

    Reply

  9. October 23, 2015 @ 12:30 pm Niar Ningrum

    Wow ternyata baru tau ada tempat kece binggooo yaa mbak #kemana ajah

    Reply

  10. October 23, 2015 @ 5:03 pm suzie icus

    wahh bagusny.. pengen deh ad perpus kyk gitu di Bekasi…

    Reply

    • March 15, 2017 @ 6:02 pm Dora

      Jag tror det var rätt sÃ¥ lite fotogradering pÃ¥ själva ut¤lnstlniÃgen. Jag kan försöka ta mig dit vecka 7 ( sportlov ) och knäppa nÃ¥gra bilder.

      Reply

  11. October 24, 2015 @ 7:13 pm Silviana Noerita

    Keren banget, aku pengen kesini nanti kalau ke Surabaya 😀
    berasa kayak di film- film ya ada di tempat ini. hehehe

    Reply


Would you like reply to Aya

Your email address will not be published.

©2015 HelloSurabaya.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool