Masjid Cheng Hoo

Berkunjung ke Masjid Cheng Hoo Surabaya

Jika Anda umat muslim tinggal di Surabaya, dan ingin menunaikan ibadah dengan nuansa berbeda, datang saja ke Masjid Cheng Hoo. Di sini Anda akan menemukan keunikan tempat ibadah yang berbeda dari Masjid manapun di Surabaya.

Masjid Cheng Hoo

Ruang masjid khusus laki-laki

Nama Masjid Cheng Hoo sudah tak asing lagi di telinga warga Surabaya, hanya saja tidak banyak yang tau dimana letak pasti Masjid Cheng Hoo ini. Saya sendiri, yang warga asli Surabaya juga baru mengetahui lokasinya hehe..

Saat sedang melintas di jalan Kusuma Bangsa Surabaya, saya bertanya kepada tukang becak letak masjid terdekat. Kemudian saya diarahkan ke Masjid Cheng Hoo, yang lokasinya tidak jauh dari Makam Pahlawan Kusuma Bangsa. Wah, kebetulan, sudah sejak lama saya ingin masuk ke dalam Masjid Cheng Hoo Surabaya. Dengar-dengar, bentuk bangunan masjid ini mirip seperti bangunan Kelenteng. Hmm.. kayak apa, sih..

Masjid Cheng Hoo

Masjid Cheng Hoo dari luar

Saya sempat bertanya 3 kali kepada warga sekitar lokasi Masjid Cheng Hoo berada. Entah kenapa 2 kali mutar makam pahlawan saya belum menemukan sosok Masjid ini. Ternyata, eh ternyata, Masjid Cheng Hoo letaknya bukan dipinggir jalan raya, tetapi berada di komplek jalan Gading, tepatnya di belakang Makam Pahlawan Kusuma Bangsa. Supaya tidak bingung mencari, catat alamatnya baik-baik, ya.. Masjid Cheng Hoo letaknya di jalan Gading no. 2 Surabaya. Lokasi pastinya berada di sebelahnya gedung serba guna Pembina Imam Tauhid Jawa Timur atau PITI.

Sore itu halaman Masjid Cheng Hoo digunakan untuk bermain basket oleh beberapa pemuda. Meski begitu, keberadaan mereka sama sekali tidak mengganggu keheningan masjid sebagai tempat ibadah.

Sebelum masuk ke dalam masjid, sejenak saya mengagumi bangunannya yang indah. Nuansa merah, hijau, dan emas mendominasi keseluruhan bangunan tersebut. Seketika saya setuju, memang benar bahwa masjid Cheng Hoo sangat mirip dengan bangunan klentheng.

Masjid Cheng Hoo

Saat melepas sepatu, di bagian dinding tempat wudhu wanita terdapat relief yang menggambarkan kisah perjalanan Laksamana Cheng Hoo ketika berlayar keliling dunia lalu singgah di daratan Pulau Jawa. Relief itu sangat detail bahkan dilengkapi dengan miniatur kapal layar yang dibawahnya terlihat ikan berlarian.

Masjid Cheng Hoo

Relief perjalanan Laksmana Cheng Hoo keliling dunia

Di kisahkan, pada tahun 1400-an, Laksamana Cheng Hoo datang dari China untuk berdagang ke Pulau Jawa. Sembari berdagang, Laksmana Cheng Hoo juga menjalin persahabatan sekaligus menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa yang ketika itu di bawah pimpinan kerajaan Majapahit.

Untuk mengenang perjalanan Laksmana Cheng Hoo dalam menyebarkan agama Islam, masyarakat muslim Tionghoa mendirikan Masjid Muhammad Cheng Hoo, atau lebih dikenal dengan Masjid Cheng Hoo. Karena beliau merupakan keturunan Tiongkok, dibangunlah masjid dengan bangunan ber-aksen Tiongkok. Jadi jangan heran jika datang ke masjid ini dan melihat bangunan masjid itu lebih mirip dengan Pagoda.

Masjid Cheng Hoo

Keunikan lain masjid ini adalah, terdapat 2 tangga di bagian sisi kanan dan kiri dengan jumlah anak tangga yang berbeda. Bagian kanan berjumlah 5, sedangkan bagian kiri ada 6 anak tangga, yang artinya Rukun Islam dan Rukun Iman. Masjid ini juga tidak memiliki daun pintu yang dimaksudkan bahwa Masjid ini menerima siapapun yang ingin melaksanakan ibadah.

Masjid Cheng Hoo

Anak tangga sebelah kanan

Penasaran dengan Masjid Cheng Hoo Surabaya? Datang saja ke jalan Gading no. 2. Sambil ibadah, sambil mengenal sosok Laksmana Cheng Hoo..

Berkunjung ke Masjid Cheng Hoo Surabaya
5 (100%) 2 votes
(Visited 351 times, 1 visits today)


About

Arek Suroboyo asli yang suka jalan-jalan. Memiliki blog di www.yuniarinukti.com. Bisa dihubungi di Email: yuniarinukti@yahoo.co.id, Twitter: @yuninukti, IG: @yuniarinukti


'Berkunjung ke Masjid Cheng Hoo Surabaya' have 4 comments

  1. November 12, 2015 @ 4:44 pm Rahmah

    Makin ke sini makin terawat aja masjidnya… bagus banget komitmen orang-orang di belakangnya…

    Reply

    • November 18, 2015 @ 11:25 am Yuniari Nukti

      Salut dengan pengelola Yayasan yang menjadikan Masjid ini selalu bersih dan nyaman sebagai tempat ibadah

      Reply

  2. November 14, 2015 @ 4:04 pm Nining

    yang di Surabaya malah blm pernah, masjid Cheng Hoo yg di Pandaan dulu malahan yg disamperin hahahaha

    Reply

    • November 18, 2015 @ 11:26 am Yuniari Nukti

      Iya’e Mbak, cari-cari gak ketemu, gampangan ke Cheng Hoo Pandaan malah hehe.. soalnya Cheng Hoo Pandaan di pinggir jalan raya 😀

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloSurabaya.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool